DEMAM PADA ANAK
OLEH :
BUDIYANI
PROFESI APOTEKER UAD
Demam merupakan kenaikan suhu tubuh diatas suhu normal yaitu 37C. umumnya, demam bukan kondisi yang membahayakan jiwa. Demam justru merupakan mekanisme pertahanan tubuh yang membantu kita membasmi infeksi.
Demam biasanya terjadi akibat tubuh terpapar infeksi mikroorganisme (virus, bakteri, parasit). Demam juga bisa disebabkan oleh faktor non infeksi seperti komleks imun, atau inflamasi (peradangan) lainnya.
Kerugian yang bisa terjadi akibat demam :
Dehidrasi, karena pada saat demam, terjadi peningkatan pengeluaran cairan tubuh.
Kekurangan oksigen.
Demam diatas 42C bisa menyebabkan kerusakan neurologis (saraf), meskipun sangat jarang terjadi.
Kejang demam, tetapi kemungkinannya sangat kecil. Umumnya, kejang demam hanya mengenai bayi usia 6 bulan – anak usia 5 tahun.
Demam seringkali disertai dengan gejala lain seperti sakit kepala, nafsu makan turun, lemas, dan nyeri otot.
Prinsip utama tatalaksana demam :
Seseorang tidak perlu panik, umumnya demam tidak membahayakan jiwa.
Jangan memberikan obat panas bila demam tidak terlalu tinggi
Cegah kemungkinan terjadinya dehidrasi
Mengetahui kapan harus cemas dan harus menghubungi dokter.
Rekomandasi tata laksana demam
1. Pengobatan dengan Antipiretik
- Paracetamol, merupakan obat pilihan utama pada demam anak
- Ibuprofen, tapi tidak direkomendasikan untuk anak demam yang mengalami diare dengan atau tanpa muntah.
- Aspirin. Tetapi tidak dianjurkan untuk anak berusia <12 tahun karena dapat menyebabkan sindroma Reye.
2. Upaya suportif yang direkomendasikan
- Tingkatkan asupan cairan
- Kenakan pakaian tipis dalam ruangan yang baik ventilasi udaranya.
- Kompres dengan air hangat dapat dilakukan jika anak rewel merasa sangat tidak nyaman, umumnya pada suhu >40C.
3. Upaya suportif yang tidak direkomendasikan
- Upaya mendinginkan badan anak dengan melepaskan pakaiannya, memandikan atau membasuhnya dengan air dingin, atau mengompresnya dengan alkohol.
Upaya menangani deman bukanlah prioritas utama. Tindakan pertama adalah mengidentifikasi sakah infeksi bakteri (pneumonia, otitis media, faringitis, meningitis, atau sepsis), dan kalau perlu merujuk ke RS untuk tindakan selanjutnya.
Influenza
DEFINISI
Influenza (flu) adalah suatu infeksi virus yang menyebabkan demam, hidung meler, sakit kepala, batuk, tidak enak badan (malaise) dan peradangan pada selaput lendir hidung dan saluran pernafasan.
PENYEBAB
Virus influenza tipe A atau B.
Virus ditularkan melalui air liur terinfeksi yang keluar pada saat penderita batuk atau bersin; atau melalui kontak langsung dengan sekresi (ludah, air liur, ingus) penderita.
GEJALA
Influenza berbeda dengan common cold.
Gejalanya timbul dalam waktu 24-48 jam setelah terinfeksi dan bisa timbul secara tiba-tiba.
Kedinginan biasanya merupakan petunjuk awal dari influenza. Pada beberapa hari pertama sering terjadi demam, suhunya bisa sampai 38,4-39,4.Banyak penderita yang merasa sakit sehingga harus tinggal di tempat tidur; mereka merasakan sakit dan nyeri di seluruh tubuhnya, terutama di punggung dan tungkai, dan Sakit kepala seringkali bersifat berat, dengan sakit yang dirasakan di sekeliling dan di belakang mata. Jadi demam merupakan salah satu gejala influenza. Gejala yang lain, relatif ringan, berupa rasa gatal di tenggorokan, rasa panas di dada, batuk kering dan hidung berair.
Kemudian batuk akan menghebat dan berdahak.
DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Beratnya penyakit dan adanya demam tinggi membedakan influenza dari commoncold.Untuk memperkuat diagnosa diperiksa sekret penderita.
PENGOBATAN
Pengobatan flu yang utama adalah istirahat dan berbaring di tempat tidur, minum banyak cairan dan menghindari kelelahan.
untuk penyakit yang berat tetapi tanpa komplikasi, bisa diberikan asetaminofenn, aspirin, ibuprofen atau naproksen.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar